Oleh | Dibuat | Dibaca 1.337 kali | 0 komentar

Dapat kita kaji ulang dalam mencermati tentang bagaimana budaya jaman dulu berkembang dimasa sekarang ini. Menurut filosofinya bahwa kemunculan budaya lama yang mengakar di masyarakat sebenarnya secara garis besarnya di pengaruhi oleh tradisi kuno mulai dari jaman sebelum jaman sebelum Majapahit berdiri hingga sampai sekarang. Maka dari situlah rakyat Indonesia harus menyadari betapa kuatnya budaya yang membudayakan masyarakatnya mulai dari Sumatra hingga sampai Irian Jaya. kita memang dalam merealisasikan secara menyeluruh bahwa budaya kita yang paling ampuh dan kuat untuk menghadapi persaingan global diseluruh dunia.

Volume dari budaya itu sendiri kalau kita cermati dapat menghipnotis dengan mempelajari akar dari budaya itu sendiri. Kita lihat jaman semakin berubah serta budaya semakin maju sehingga kita menjadi lupa diri karena tertutupi oleh westernisasi dari negara lain. Misalnya saja Jepang di Jepang punya apa yang jelas punya budaya yang mengakar dari bawah hingga atas. Yang menjadi pertanyaan kita, kenapa Negara Jepang kok gampang untuk memajukan budayanya keluar negara dengan disertai oleh ilmu pengetahuannya? Hasilnya negara Jepanglah yang mampu mengalahkan negara lain.

Dari situlah kita harus mencontoh negara Jepang. Kenapa kita menjadi rusak negara tercinta ini mulai dari tingkat pemerintahannya hingga sampai budayanya juga ketilep atau hilang begitu saja, sehingga kita menjadi lupa daratan. Kita ini bukan negara lain yang bisanya dijajah oleh bangsa lain, dan kalau kita lihat sekarang ini kita ini justru dijajah pertama budayanya, ekonominya, dan lain sebagainya sampai dalam pemerintahannya juga ikut-ikutan hancur. Bagaimana caranya mengembalikan semuanya ini untuk bisa bangkit kembali, agar kita bisa menyelesaikan misi dan visi dari pemerintahannya yang dipegang dari MPR,DPR sampai menteri. nah presiden inilah yang justru harus bisa mengatasi kemerosotan yang sudah dialami oleh rakyat. jika kita lihat sekarang rakyat justru merasa dikhianati dan ditindas oleh bangsanya sendiri. Kenapa demikian, karena pertama kita punya lambang negara yaitu burung garuda pancasila yang artinya sebagai pemersatu bangsa dan menyejahterakan rakyat diseluruh nusantara.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaan dalam permusyawarakatan perwakilan. Secara sepihak kalau kita tengok mengapa kita lebih menggunakan syariah islam dari pada pancasila untuk mengatasinya. Menurut pengamatan saya bahwa syariah islam itu tugasnya hanya untuk perantara yang kedua bukan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. komitmen dari sebuah negara yang maju dan berkembang itu kita lebih menengoh tentang ajaran filosofi jawa yaitu dedeg jejeg dan mbededeg yaitu artinya raja yang diwakilkan presiden harus mampu mengembangkan amanah rakyat dan ini sudah ditetapkan secara garis besar dalam undang-undang dasar 1945 yaitu dalam pasal 29 ayat 1 dan 2. Inilah buktinya kenapa budaya menjadi muncul mulai dari tradisinya pakiannya sampai tingkat hasil jerih payah nenek moyang kita lewat peninggalan-peninggalan yang terpendam sejak ratusan tahun yang lalu dari abad 3 sampai abad setelah jaman Majapahit.

Dalam kaitannya dengan sejarah bahwa ajaran yang tertua sendiri yaitu ajaran jawa, kenapa demikian kita ingat jaman pewayangan dari tokoh yang jahat yang digambarkan pada orang-orang kurawa dan tokoh baik yang digambarkan pada orang-orang pendawa dan mencakup semua yang baik. dibalik cerita itu kita bisa menyikapi bahwa filosofi tentang cerita wayang ini adalah kita memahami tentang bagaimana perbuatan baik yang mampu mengalahkan perbuatan jahat hanya dengan kejujuran dan ketaqwaan kita kepada gusti ingkang maha kuwasa.

IBX5A4393D5E2AD7