Oleh | Dibuat | Dibaca 2.302 kali | 0 komentar

Saya baca judulnya aja ngerasa gimana ya dengan artikel yang mau saya bikin ini. Bingung bikin judulnya jadi yasudah gini aja yang gampang dan simple. Posting kali ini saya bikin berdasarkan hasil pengamatan (melihat langsung) juga dari media.

Adalah Jember, sebuah kabupaten yang terletak di Jawa Timur juga posisinya paling timur kedua (kabupaten di jawa yang paling ujung timur adalah Banyuwangi, dan Jember ini sebelah baratnya). Aduh, saya gak maksud nyinggung Jember ko, hanya saja kebetulan saat ini adalah bulan keempat saya di Jember dan menyaksikan sesuatu yang aduh (gabisa ngomong)...

Jembatan Semanggi JemberJadi mulanya tuh saya baru pulang dari kantor pusat Telkom di Jalan Gajah Mada, Jember, abis ngurus pembayaran speedy gitu loh, nah selagi pulang di Jalan Begawan Solo tepatnya di Jembatan Semanggi saya melihat sesosok perempuan lagi naik ke besi pagar jembatan itu. Duh sayang saya tidak punya foto jembatan semanggi ini, tapi puya juga foto di jalan bawah jembatan semangginya nih. Di bawah jebatan itu (posisi perempuan itu naik) adalah sungai yang airnya jernih gak deras tapi ada bebatuannya. Tiba-tiba ada seorang pria bersegaram TNI (TNI beneran mungkin, bajunya yang loreng gitu deh) berhenti dari motornya dan langsung menangkap perempuan yang kalo saya tebak usianya masih batas 19 atau 20an lah. Perempuan itupun teriak histeris, serentak aja orang-orang yang lewat disana terutama motor ada yang mengurangi kecepatan ada juga yang berhenti total hanya menyaksikan kejadian itu. Tiiit... tiiiiit.... Klakson saling menyeru karena jalanan seketika penuh. Saya sih sempat memperhatikan dan melihatnya tapi ah udah siang, lagian panas banget cuacanya dan sayapun kembali menarik gas Supra X125 yang saya naiki itu hingga kembal pulang di Jalan Kalimantan.

Keesokan harinya, tepatnya malam tanggal 30 Agustus, saya menemui berita lain dari TribunNews.com, yang mana judul beritanya "Mahasiswa Politeknik Negeri Jember Gantung Diri". Hadeuh ini kerjadian ko berturt-turut gini ya. Karena penasaran sayapun langsung membaca berita itu. Kalo temen-temen penasaran silakan baca aja beritanya di sini. Ternyata modus meninggalnya iu naas banget. Mahasiswa Polije itu ternyata karena cinta bunuh dirinya. Ya Allah, ko cuma karena cinta bisa sampe nekad dan berani berbuat demikin ya? Sempat saya terpikir, kayaknya cewek yang kemaren mau loncat dari Jembatan Semanggi juga abis ada problem sama cowoknya. hadeuh.... wallohualam

Berangkat dari kasus tersebut hendakya kita mengambil hikmah bahwasanya perasoalahan yang sebenernya dianggap rumit menyelesaikannya akan terasa rumit pula kalau penyelesaiannya dengan cara yang singkat atau terlalu singkat. Hendaknya dipikirkan secara matang dengan penuh pertimbangan. Yang perlu kita ingat adalah Allah tidak akan memberikan cobaan kepada kita diluar batas kemampuan kita. Dan justru dengan masalah ataupun cobaan itulah kita sedang diuji, mungkin sisi ketaatan kita, apa masih ingat atau tidak kepada Sang Pemilik Ketenangan, atau bisa juga kadar keimanan kita akan naik dengan melewati cobaan tersebut. Singkatnya berpikir tenang, istigfar, dan logika insya Allah semuanya jadi mudah. Wallohualam

IBX5A4393D5E2AD7